PARAH, Anggota Satpol PP Babak Belur di Gebuk Sekelompok Anak Punk dan Pengamen di Lampu Merah


Unit Reskrim Polsek Bubutan Surabaya menangkap salah satu pelaku pengeroyokan anggota Satpol PP Surabaya, Sandi di traffic light Pasar Ayam Demak, Bubutan, Sabtu lalu sekitar pukul 18.00 WIB.

“Ya, kami telah menangkap salah satu pelaku di rumahnya dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kanitreskrim Polsek Bubutan, AKP Olloan Manulang, Senin lalu.

Namun Olloan enggan membeberkan detail identitas pelaku karena masih dalam pemeriksaan dan pengembangan. “Pelaku anak punk dan juga pengamen,” katanya.

Terkait motif pengeroyokan, mantan Kanitreskrim Polsek Rungkut itu mengatakan, korban hanya salah tempat saja.

Waktu itu, Sandi mengetahui para pelaku hendak tawuran, kemudian dihampiri dan ditanya maksud dan tujuannya. Bukannya takut, pelaku dan teman-temannya malah melakukan pengeroyokan.

Seperti dalam tayangan video yang tersebar, Sandi anggota Satpol PP Surabaya bagian Tim Becak Air dan Covid-19, menjadi korban pengeroyokan puluhan orang.

Merasa kalah jumlah, korban kemudian melarikan diri dengan meninggalkan motornya di lokasi kejadian.

“Ya, teman saya yang dikeroyok dari tim Becak Air dan Covid-19,” kata Minardi, teman Sandi.

Menurut Minardi, dalam pengeroyokan tersebut, Sandi tidak mengalami luka. “Tidak ada luka, cuma helm pecah sedikit dan perutnya kena pukul,” bebernya.

Minardi menambahkan, sewaktu kejadian korban usai melaksanakan tugas pengamanan di posko dan hendak kembali ke kantor Satpol PP Surabaya di Jalan Jimerto untuk presensi.

Kemudian dia berhenti di traffic light Demak. Mungkin dikira hendak mengobrak, korban malah dikeroyok dan berhasil melarikan diri.


Sumber: berometerjatim.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel